Bioskop IMAGE

Bioskop IMAGE
Nonton Bareng....

Tahun Baru 2011

Tahun Baru 2011

Sabtu, 02 Oktober 2010

Tiga Pria Bodoh


Perkenalkan, ini Joe. Joe bukan nama sebenarnya dan pada kenyataannya Joe bisa nama siapa pun. Joe percaya pada Tuhan tetapi tidak merasa bahwa ia perlu memiliki hubungan dengan-Nya. Bagi Joe, Tuhan adalah pencipta bumi, penjaga dunia agar tetap seimbang dan pemberi mukjizat dan penyembuh ketika seseorang sedang sakit. Itulah pandangan Joe mengenai Allah. Joe berpendapat bahwa agama adalah bagi mereka yang memiliki kekosongan dalam hidup mereka. Dan ia menganggap dirinya tidak pernag mengalami kekosongan. Joe lulus kuliah dan mulai bekerja untuk gaji 25 ribu setahun. Empat belas tahun kemudian, Joe mendapatkan penghasilan empat kali lipat dari yang pernah ia terima dahulu pada saat awal-awal berkarir. Kini, ia memiliki rumah di pinggir kota, seorang istri, anak dan seekor anjing. Tidak lama lagi ia pun akan menduduki posisi di perusahaannya sebagai vice president. Jadi, bagi Joe tak ada alasan baginya untuk membutuhkan Tuhan.
Perkenalkan, ini Jack. Jack bukanlah nama sebenarnya dan kenyataannya Jack bisa nama siapa saja. Jack percaya pada Tuhan tetapi ia tidak menyukai-Nya karena merasa Tuhan juga tidak menyukainya. Jack melihat orang-orang Kristen yang tampaknya telah hidup bahagia dan berpikir Tuhan menyukai mereka. Anda lihat Jack telah memiliki sekitar tujuh pekerjaan yang berbeda sejak lulus dari SMA, 18 tahun yang lalu. Saat ia bekerja di perusahaan pertambangan, perusahaan itu tutup. Ketika bekerja di pabrik, pabrik dimana ia bekerja disana pun tutup, bahkan ia kerap mengalami masalah dengan punggungnya ketika melakukan pekerjaan yang berat. Jack sering bertanya-tanya mengapa Tuhan tidak menyukainya, tetapi ia tidak pernah menanyakan langsung itu kepada Dia. Jack hanya terus merasa sengsara dan bergaul dengan orang-orang pada Sabtu malam serta menertawakan orang-orang tua ketika mereka meninggalkan gereja Katolik di seberang bar lokal. Jack tidak membutuhkan Allah.
Perkenalkan, ini James. James bukanlah nama sebenarnya dan pada kenyataannya James bisa nama siapa saja. James tidak percaya pada Tuhan. James baru lulus dari perguruan tinggi dan memiliki gelar yang ia prediksi tidak akan pernah digunakannya. Untuk saat ini ia bekerja serabutan. James adalah pemuda yang bebas dan menyukai pesta. James tidak percaya pada Tuhan karena ia tidak pernah belajar kebenaran tentang Allah. James tumbuh tanpa doa di sekolah dan disana ia diajarkan mengenai teori evolusi. James berpikir bahwa orang-orang religius adalah keren tapi ia menganggap orang-orang tersebut sebenarnya kehilangan sesuatu. Ia percaya umat Kristen menjadi pengikut Kristus agar kesalahan mereka bisa dibersihkan. Ia tahu bahwa ia memiliki beberapa kesalahan, tapi ia lupakan hal tersebut dengan menghabiskan  waktu bersama dengan teman-temannya. James memikirkan apa yang ditawarkan oleh kehidupan ini dan ia melihat tidak ada. Menurutnya, hidup adalah sampah besar. James tidak membutuhkan Allah.
Pada kenyataannya, kita semua membutuhkan Tuhan. Dia ada dan Dia tidak membenci siapa pun. Dia mengasihi kita semua tapi Dia membenci dosa-dosa kita. Dia benci dengan kesombongan Joe, perasaan rendah diri Jack dan kekurangpercayaan James kepada-Nya. Apa yang ditunjukkan oleh Joe, Jack dan James adalah sikap yang diambil kebanyakan orang kini. Banyak dari mereka yang merasa tidak membutuhkan Tuhan karena mereka telah memiliki semua yang mereka butuhkan. Ada juga orang-orang yang merasa bahwa Allah telah meninggalkan mereka dan akhirnya mengambil keputusan untuk menjauh dari diri-Nya. Tak sedikit manusia yang tidak pernah diberitahukan mengenai Tuhan. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya "Pergilah dan jadikan semua bangsa murid-Ku, baptislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus." Dia menyuruh kita melakukan ini karena Dia tahu ada Joe-joe, James-james, dan Jack-jack di dunia. Dia menyuruh kita melakukannya karena Dia mengasihi setiap mereka.
Bila Anda seorang Joe atau Jack atau James, cobalah untuk mengetahui lebih dalam tentang Tuhan yang begitu mengasihi Anda. Namun, jika Anda bukan seorang Joe atau Jack atau James, tetapi Anda mengetahui ada orang yang seperti itu disekitar Anda, maka mulailah berdoa bagi mereka. Bicaralah kepada mereka. Bagikan hidup Anda kepada mereka dan beritahukan bagaimana hubungan dengan Tuhan Yesus Kristus telah mengubah kehidupan Anda menjadi pribadi yang baru, pribadi yang penuh kasih.
Sumber : christianlifestories

Membangun Citra Diri


Membangun citra diri, email from messanger
Apa yang dilakukan oleh manusia pada hakekatnya adalah proses tiru-meniru. Dari generasi ke generasi proses ini berlangsung secara otomatis. Pola pikir dan tindakan orang pada umumnya mengacu dan berdasar pada apa yang sudah dilakukan oleh orang sebelumnya atau yang mendahuluinya. Ini juga dapat disebut pula sebagai dosa turunan.
Salah satu hal yang diwariskan oleh generasi pendahulu kita adalah: membangun citra diri yang yang salah. Orang berjuang untuk menjadi seseorang seperti yang diidolakannya. Mengidolakan manusia makmur yang berlimpah harta, mengidolakan orang pinter yang terhormat, berpangkat, cantik, kuat dll. Parahnya banyak orangtua yang mendorong anak-anaknya memiliki citra diri seperti yang diidamkan orang tuanya, Kalau orang tua mengidola profesi dokter maka anaknya didisain untuk menjadi dokter. Kalau orang taunya mengidola ilmu, maka ia mendisain anaknya untuk menjadi ilmuwan dan sebagainya Banyak orang mati dalam dosa dan kegelapan, tahun-tahun umur hidupnya hanya digunakan untuk membangun citra diri yang salah.
Pernahkan saudara merenungkan kehidupan bintang film dan artis yang gemerlap harta, banyak disanjung, dan sangat terkenal tetapi sebagian mereka mati di ranjang narkoba, obat penenang, atau ranjang bunuh diri? Pernahkah saudara menemukan jawabnya mengapa hal itu bisa terjadi? Jawabnya adalah: Tatkala mereka telah mencapai tingkat sukses karir mereka, tetapi ternyata jiwa mereka kosong dan hampa. Itulah sebabnya banyak dari mereka yang melarikan diri ke narkoba, free sex dan berbagai pelabuhan lain yang negatif hanya untuk mengisi kekosongan dalam jiwanya.Citra diri yang dibangun oleh manusia pada umumnya dan khususnya orang-orang muda adalah sesuatu yang dapat dikagumi, dipuja dan dihormati manusia. Alkitab mengatakan apa yang dikagumi manusia dibenci oleh Allah (Lukas 16:15). Menjadi pintar, kaya, berkedudukan, terhormat tidak salah, tetapi pertanyaannya adalah untuk apa? Untuk dikagumi dan dihormati?. Bila hanya untuk dikagumi dan dihormati, sesatlah kita. Alkitab mengatakan agar kita tidak menjadi sama dengan dunia (Roma 12:2).
Citra diri kita harus dibangun diatas dasar rencana Agung Tuhan yang menghendaki manusia agar dapat serupa dan segambar dengan diri-Nya. Ini adalah proyek besar Tuhan yang tidak pernah dibatalkan (Kejadian 1:26-27). Justru panggilan kita menjadi orang percaya adalah panggilan untuk menemukan gambar Allah yang sudah rusak atau hilang itu. Oleh sebab itu kita harus memiliki bayangan atau pengertian yang benar terhadap citra diri. Untuk ini kita tidak boleh takut ditolak dan tidak dihargai dunia.Dunia sekitar kita sudah rusak, kita tidak akan pernah menemukan citra diri yang dapat kita teladani dan dapat menjadi pola dengan mana kita terbentuk. Saat ini mata kita harus tertuju kepada satu pribadi Agung yang menjadi teladan bagi kita semua (Ibrani 12:2-5). Pribadi itu adalah pribadi anak tukang kayu dari Nazareth, yaitu yang mulia sahabat kita Tuhan Yesus Kristus.
Oleh: Pdt Dr Erastus Sabdono

Senin, 20 September 2010

Komitmen pada Kebenaran

Setiap kita tentu memiliki beberapa rumah makan favorit, kalau sedang ingin menikmati chinnese food, kita pasti kerumah makan yang selalu sama dan bukan yang lain. Mengapa kita memilih pergi kerumah makan yg sama berulang lagi? Tentu saja karena rumah makan itu berkomitmen dan konsisten dengan cita rasa makanannya. Apa jadinya kalau rasa masakannya berubah-ubah? Tentu saja rumah makan tersebut tidak akan mendapat pelanggan. Mengapa kita memilih satu merk dan mengabaikan merk yang lain tentu komitmen dan konsistensi jawabannya. demikian juga halnya dalam hubungan, pasti kita akan merasa aman dengan orang yang punya konsisten dan berkomitmen ke arah kebenaran. Kita akan aman dalam berbisnis disaat memiliki mitra yang konsisten dan bisa dipercaya.
Setiap orang menghargai komitmen dan konsistensi. Itu sebabnya hal ini menjadi syarat mutlak dalam meraih kesuksesan. Sebagai seorang pebisnis maupun pekerja, kita perlu memilikinya, yaitu konsistensi dan komitmen kepada kebenaran. Apakah kebenaran itu? Alkitab berulangkali dan tanpa ragu memakai tata kebenaran dalam bahasa Ibrani dan Yunani. Kata "emet" merupakan akar kata dari bahasa Ibrani yang berkaitan dengan kebenaran. kata ini berarti "stabilitas", "Kesesuaian" terhadap fakta. Kata emet bisa juga merupakan "apa yang sesuai dengan kenyataan". emet bisa juga memiliki konotasi "hal yang autentik, bisa diandalkan atau semata-mata benar". Kata Yunani kebenaran dalam perjanjian Baru adalah "aletheia" yang juga berarti "kesesuaian terhadap fakta". Menurut Leon Morris, Rasul Paulus sering menggunakan kata benda aletheia, untuk menunjuk pada "kebenaran sebagai keakuratan, yang bertentangan dengan kesalahan". Dan juga, pandan Alkitab tentang kebenaran (emet-aletheia) bukanlah ciptaan budaya, anggapan mayoritas orang, atau kelompok tertentu.
komitmen dan konsistensi inilah yang ditunjukkan oleh Daniel. Dalam kitab Daniel 6:56 diceritakan bagaiman para musuh Daniel mencoba mencari kesalahannya dalam bidang karir, pekerjaan dan lainnya. Mereka tidak dapat menemukan kecuali dalam hal ibadahnya kepada Tuhan. Daniel akhirnya dimasukkan kedalam gua singa karena komitmennya kepada kebenaran dan konsistensinya dalam beribadah kepada Allah, namun karena sikapnya inilah Tuhan menyelamatkan Daniel dari ancaman tersebut. Daniel adalah salah satu contoh dari seseorang yang memiliki konsistensi dab komitmen kepada kebenaran. Bagaimana dengan kita?

Kamis, 15 Juli 2010

Anniversary 2th GKPB MAKASSAR

Tak terasa GKPB Makassar udah berjalan 2 tahun dan di tahun 2010 ini banyak perubahan dalam GKPB Mks ini. Semakin banyak jiwa dan semangat jiwa-jiwa yang terus berkobar. Nah di tanggal 17 Agustus 2010 tepatnya hari Kemerdekaan Bangsa kita, GKPB pun juga merayakan hari kemerdekaannya atas berjalannya gereja ini selama 2 tahun, yang tadinya berjalan di tahun pertama dengan jumlah jiwa 20 orang yang di awali dengan 8 orang. Sekarang GKPB Mks akan bangkit dan terus berjalan, Nah Anniversary GKPB Mks akan di adakan di Hotel Delta Lt. II Ruang Delima jam 7 mlm hingga selesai. Banyak kejutan yang akan hadir di Anniversary ini dan banyak pula souvenir yang akan diberikan kepada orang" yang sudah begitu banyak membantu.
Sukses terus buat GKPB MAKASSAR, semakin diberkati dan memberkati, dan terus melayani dalam Roh dan Kebenaran Firman Tuhan.... Terus Menjangkau, memuridkan dan mengutus dan semakin banyak pemimpin" yang baru dan terus dipakai oleh Tuhan...

Jumat, 02 Juli 2010

The Winner is

Perhelatan sepakbola dunia sedang berlangsung, semua mata tertuju pada setiap pertandingan yang di adakan di Afrika Selatan, dalam perhelatan ini terjadi banyak kejutan, beberapa Negara unggulan malah tersingkir antara lain; Perancis, juara dunia 1998 harus pulang lebih awal dan mengalami perselisihan dalam team bahkan kepulangan mereka menggunakan pesawat kelas ekonomi dan tidak mendapat hadiah dari kementrian olahraga setempat, Italia juara 2006 harus mengakui Slovenia, kegagalan Italia sekaligus membuat rekor bagi Slovenia negara pertama yang baru pertama kali ikut piala dunia langsung masuk ke babak 16 besar, tidak berbeda dengan perancis kepulangan Italia disambut oleh pendukung yang mencacimaki tim kesayangan, bahkan mereka harus melewati pintu belakang bandara guna menghindari amukan massa. Inggris juga mengalami nasib yang sama, tentunya siapapun setuju bahwa Inggris adalah tim yang bertaburan bintang, harus pulang dengan skor yang sangat memalukan setelah dikalahkan dengan Jerman 4-1. "Bola itu Bundar" tidak ada satupun pakar yang dapat dengan jitu memprediksi apakah suatu tim bisa menjadi juara atau bukan. Yang pasti juara sejati akan muncul dari tim terbaik. Sang juara tentunya adalah tim yang sudah lama mempersiapkan diri untuk berlaga, dan yang tidak kalah pentingnya sang juara mempunyai mental juara. Ada 32 negara yang berlatih keras bahkan asing tetapi belum siap menghadapi kemenangan, karena untuk menjadi pemenang tidak hanya dibutuhkan skill saja, faktor mental juga berpengaruh. "Dunia itu bundar", kehidupan yang kita jalani seperti bola yang menggelindingi, artinya kita yang harus mengendalikan bola kehidupan, tetapi satu hal yang pasti bahwa kita harus keluar sebagai pemenang asalkan kita terus berlatih baik secara fisik dan melatih mental untuk mendapatkan mahkota juara.

I Korintus 9:24-25
Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya !
Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita unuk memperoleh suatu mahkita yang abadi.